Main Article Content
Abstract
Alpha generation is a generation that is growing up in the current era. This generation brings very rapid digital transformation. Along with the advancement of new digital technologies, many accompanying problems have also emerged, especially among children. This condition significantly affects children’s emotional development. Children spend more time looking at mobile phone screens than socializing with others. Therefore, there is a need to improve parenting patterns in educating children, as this can influence the development of positive social feelings. This research was conducted at KB ANANDA using a qualitative research method with a phenomenological approach. This approach was applied to understand the phenomenon of children’s emotional development. Fifteen parents who enrolled their children at the institution were selected as the research sample and observed directly. The results of the observations were compared with literature sources as supporting information to strengthen the obtained data. The literature used consisted of books and scientific journals. Based on the discussion of children’s emotional development at school, it can be understood that there are various multidimensional aspects, ranging from internal to external factors. Internal factors include children’s ways of thinking, which influence their personalities. Children under the age of eight tend to have temperamental characteristics that can be categorized as easy or difficult. Children with easy temperaments are generally easier to guide, while children with difficult temperaments are more challenging to direct. External factors include parenting styles, peer interactions, teacher-child relationships, and school regulations. These factors become the main foundation in shaping children’s emotional competence.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Adelia, E., & Budiono, A. N. (2024). Kontrol diri dan kematangan emosi siswa. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 9(2), 77–84. https://doi.org/10.21067/jki.v9i2.10319
- Dhani, H. R., Muslihin, H. Y., & Rahman, T. (2022). Pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. EDUKIDS: Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 56–61. https://doi.org/10.51878/edukids.v2i1.1328
- Idris, M., Sari, I. M., Asyikin, N., Rahmah, F., Amanda, D., Ridwan, A. M., Syam, M., & Rauf, R. W. (2025). Kecanduan gadget: Implikasi buruk bagi anak-anak di Desa Ajjalireng. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 6(2), 1475–1483.
- Istikomah, & Andriani, A. (2026). Analisis perkembangan sosial emosional peserta didik fase C dalam komunikasi teman sebaya. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 10(1), 139–156.
- Itriyah, & Gustriani, Y. (2026). Pendidikan emosional anak melalui dukungan keluarga dan peran orang tua dalam membentuk karakteristik emosional anak di Desa Purwosari. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 919–928.
- Khairunnisa, N., & Rigianti, H. A. (2023). Pengaruh lingkungan sosial terhadap prestasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah PGSD Universitas Mandiri, 9(3), 1360–1369. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/29607
- Kristiana, D., & Hardianti. (2024). Penerapan pembelajaran practical life dalam menstimulus kemandirian anak di Pocenter. Jurnal Indopedia (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan), 2(1), 38–45.
- Muali, C., & Fatmawati, S. (2022). Peran orang tua meningkatkan kecerdasan emosional anak: Analisis faktor dan strategi dalam perspektif Islam. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 85–100. https://doi.org/10.53802/fitrah.v3i2.135
- Mukarromah, L., & Wulandari, A. (2025). Implementasi segitiga restitusi terhadap pembentukan disiplin positif dan kecerdasan emosional. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2232–2235. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.7107
- Mulati Abdullah, S., Utami, N. I., & Fatimah, M. (2025). Pengaruh dimensi temperamen pada motivasi belajar anak yang belajar dari rumah. Jurnal Education and Development, 13(1), 588–592.
- Muslimah, I. F., Wardhani, R. R. D., & Apriliyanti, D. S. (2026). Regulasi emosi dan dinamika interaksi sosial dalam perilaku marah anak usia dini: Studi. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 5(2), 147–155. https://doi.org/10.21776/ub.jcerdik.2026.005.02.04
- Najmudin, D., Tarantang, J., & Halim, H. A. (2024). Pola asuh keagamaan anak dalam keluarga yang berbeda keyakinan: Sebuah perspektif psikologi religius. Journal of Scientech Research and Development, 6(1), 12–23.
- Nor, L. (2024). Kecerdasan emosional sebagai sarana peningkatan kualitas kehidupan dalam perspektif Islam dan psikologi. Al-Dirosah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 1–16.
- Nurdiah, I., & Abdullah, M. N. A. (2024). Membangun kesadaran remaja: Mengatasi pernikahan dini melalui pendidikan. Sabana: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara, 3(2), 139–145. https://doi.org/10.55123/sabana.v3i2.3324
- Putri, M. A., & Masyithoh, S. (2024). Peran orang tua dalam perkembangan emosional anak sekolah dasar. Jurnal Mentari, 2(2), 75–82.
- Rahmah, A., Salsabila, A. A., Saputri, C. A., Kartika, A., & Pertiwi, A. D. (2025). Peran orang tua terhadap karakter kemandirian pada anak usia dini: Sibling rivalry. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 678–685. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.895
- Regina, N. T., & Hidayat, E. N. (2022). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial pada anak usia dini. Jurnla Ilmua Kesejahteraan Sosial, 2(7), 574–580. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i7.362
- Rohman, U., Ismail, S., & Savela, R. (2023). Strategi pengendalian diri perspektif Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 12. Psycomedia: Jurnal Psikologi, 3(1), 35–40.
- Sari Nasrianti, C., Avindharin, P. D., & Veron, N. P. (2025). Status gizi dan kondisi emosional: Studi korelasional pada anak sekolah dasar di Kota Tangerang. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 5(4), 1–7.
- Suarlin, S., Elpisah, E., Nurwajidah, N., & Nurfadila MY, N. M. (2021). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 7(4), 631–641.
- Tiara, D., Dwi, F., Khotman, M., & Soraya, S. Z. (2025). Membangun hubungan sehat antara guru, siswa, dan masyarakat. Psikosospen: Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 1(2), 918–931. https://publisherqu.com/index.php/psikosospen
- Tihnike, D., & Farida, H. (2023). Mengembangkan kemampuan emosional anak melalui kegiatan pembiasaan sabar menunggu giliran. At-Thufuly: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 39–44. https://doi.org/10.37812/atthufuly.v4i1.1554
References
Adelia, E., & Budiono, A. N. (2024). Kontrol diri dan kematangan emosi siswa. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 9(2), 77–84. https://doi.org/10.21067/jki.v9i2.10319
Dhani, H. R., Muslihin, H. Y., & Rahman, T. (2022). Pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. EDUKIDS: Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 56–61. https://doi.org/10.51878/edukids.v2i1.1328
Idris, M., Sari, I. M., Asyikin, N., Rahmah, F., Amanda, D., Ridwan, A. M., Syam, M., & Rauf, R. W. (2025). Kecanduan gadget: Implikasi buruk bagi anak-anak di Desa Ajjalireng. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 6(2), 1475–1483.
Istikomah, & Andriani, A. (2026). Analisis perkembangan sosial emosional peserta didik fase C dalam komunikasi teman sebaya. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 10(1), 139–156.
Itriyah, & Gustriani, Y. (2026). Pendidikan emosional anak melalui dukungan keluarga dan peran orang tua dalam membentuk karakteristik emosional anak di Desa Purwosari. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 919–928.
Khairunnisa, N., & Rigianti, H. A. (2023). Pengaruh lingkungan sosial terhadap prestasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah PGSD Universitas Mandiri, 9(3), 1360–1369. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/29607
Kristiana, D., & Hardianti. (2024). Penerapan pembelajaran practical life dalam menstimulus kemandirian anak di Pocenter. Jurnal Indopedia (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan), 2(1), 38–45.
Muali, C., & Fatmawati, S. (2022). Peran orang tua meningkatkan kecerdasan emosional anak: Analisis faktor dan strategi dalam perspektif Islam. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 85–100. https://doi.org/10.53802/fitrah.v3i2.135
Mukarromah, L., & Wulandari, A. (2025). Implementasi segitiga restitusi terhadap pembentukan disiplin positif dan kecerdasan emosional. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2232–2235. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.7107
Mulati Abdullah, S., Utami, N. I., & Fatimah, M. (2025). Pengaruh dimensi temperamen pada motivasi belajar anak yang belajar dari rumah. Jurnal Education and Development, 13(1), 588–592.
Muslimah, I. F., Wardhani, R. R. D., & Apriliyanti, D. S. (2026). Regulasi emosi dan dinamika interaksi sosial dalam perilaku marah anak usia dini: Studi. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 5(2), 147–155. https://doi.org/10.21776/ub.jcerdik.2026.005.02.04
Najmudin, D., Tarantang, J., & Halim, H. A. (2024). Pola asuh keagamaan anak dalam keluarga yang berbeda keyakinan: Sebuah perspektif psikologi religius. Journal of Scientech Research and Development, 6(1), 12–23.
Nor, L. (2024). Kecerdasan emosional sebagai sarana peningkatan kualitas kehidupan dalam perspektif Islam dan psikologi. Al-Dirosah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 1–16.
Nurdiah, I., & Abdullah, M. N. A. (2024). Membangun kesadaran remaja: Mengatasi pernikahan dini melalui pendidikan. Sabana: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara, 3(2), 139–145. https://doi.org/10.55123/sabana.v3i2.3324
Putri, M. A., & Masyithoh, S. (2024). Peran orang tua dalam perkembangan emosional anak sekolah dasar. Jurnal Mentari, 2(2), 75–82.
Rahmah, A., Salsabila, A. A., Saputri, C. A., Kartika, A., & Pertiwi, A. D. (2025). Peran orang tua terhadap karakter kemandirian pada anak usia dini: Sibling rivalry. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 678–685. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.895
Regina, N. T., & Hidayat, E. N. (2022). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial pada anak usia dini. Jurnla Ilmua Kesejahteraan Sosial, 2(7), 574–580. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i7.362
Rohman, U., Ismail, S., & Savela, R. (2023). Strategi pengendalian diri perspektif Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 12. Psycomedia: Jurnal Psikologi, 3(1), 35–40.
Sari Nasrianti, C., Avindharin, P. D., & Veron, N. P. (2025). Status gizi dan kondisi emosional: Studi korelasional pada anak sekolah dasar di Kota Tangerang. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 5(4), 1–7.
Suarlin, S., Elpisah, E., Nurwajidah, N., & Nurfadila MY, N. M. (2021). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 7(4), 631–641.
Tiara, D., Dwi, F., Khotman, M., & Soraya, S. Z. (2025). Membangun hubungan sehat antara guru, siswa, dan masyarakat. Psikosospen: Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 1(2), 918–931. https://publisherqu.com/index.php/psikosospen
Tihnike, D., & Farida, H. (2023). Mengembangkan kemampuan emosional anak melalui kegiatan pembiasaan sabar menunggu giliran. At-Thufuly: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 39–44. https://doi.org/10.37812/atthufuly.v4i1.1554