Main Article Content

Abstract

This study aims to examine and analyze the effect of Deferred Tax Expense and Discretionary Accrual on Earnings Management in Food and Beverage Sub-Sector Companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The data in this study were obtained from the website.idx.id and the Capital Market Information Corner of the Indonesian Muslim University as many as 26 companies. The sample was selected using the purposive sampling method with the criteria. Namely, companies listed on the Indonesia Stock Exchange, publishing financial statements for the year ended December 31 during 2013-2017, not experiencing suspension during the observation period, reporting financial statements in Rupiah (IDR) ), and suffered no losses the study period. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistics, and the hypothesis was tested multivariate using logistic regression. The results showed that deferred tax expense had no significant effect on earnings management and discretionary accruals had no significant effect on earnings management.

Keywords

Deferred Tax Expense Discretionary Accrual Earnings Management

Article Details

How to Cite
Lannai, D. (2022). Effect of Deferred Tax Expense and Discretionary Accrual on Earnings Management. Golden Ratio of Taxation Studies, 2(1), 11–20. https://doi.org/10.52970/grts.v2i1.72

References

  1. Amanda, F., & Febrianti, M. (2015). Analisis Beban Pajak Kini, Beban Pajak Tangguhan dan Basis Krual Terhadap Manajemen Laba. Ultima Accounting, 7(1).
  2. Anasta, L. (2015). Analisa Pengaruh Deferred Tax Asset, Deferred tax Liabilities dan Tingkat Hutang Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Sub Sektor Industri Makanan dan Minuman Di Indonesia. Jurnal Tekun, 4(2).
  3. Anggraini, L. (2011). Analisis Dampak Discretionary Accrual Terhadap Nilai Perusahaan yang Dimoderasi dengan Penerapan Good Corporate Governance (GCG). Jurnal Aplikasi Bisnis, 1(2).
  4. Angraeni, D. (2014). Analisis Beban Pajak Tangguhan, Beban Pajak Kini, Akrual dan Manipulasi Aktivitas Rill dalam Mendeteksi Manajemen Laba. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 3(1).
  5. Barus, A. C., & Setiawati, K. (2015). Pengaruh Asimetri Informasi, Mekanisme Corporate Governance dan Beban Pajak Tangguhan Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil, 5(1).
  6. Darwis, H. (2003). Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan. Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 13(3).
  7. Herdawati. (2015). Analisis Pengaruh Perencanaan Pajak dan Beban Pajak Tangguhan Terhadap Manajemen Laba (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia). Universitas Hasanuddin.
  8. Junery, V. (2016). Pengaruh Beban Pajak Tangguhan, Beban Pajak Kini dan Kompensasi Manajemen Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Online Mahasiswa, 3(1).
  9. Lestari, R. P. (2012). Analisis Kemampuan Beban Pajak Tangguhan dalam Memprediksi Manajemen Laba. Jurnal Mahasiswa.
  10. Lukman, P. (2013). Kemampuan Beban Pajak Tangguhan dalam Memprediksi Ukuran Manajemen Laba. Universitas Hasanuddin.
  11. Ningrat, H. K. (2014). Analisis Beban Pajak Tangguhan dalam Mendeteksi Probabilitas Manajemen Laba. Universitas Hasanuddin.
  12. Pambekti, G. T. (2017). Analisis Perbandingan Manajemen Laba dengan Metode Discretionary Accrual pada Bank Syariah dan Bank Konvensional. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 3(2).
  13. Philip, J. (2002). Earnings Management: New Evidence Based on Deferred Tax Expense.
  14. Pindiharti, D. (2011). Pengaruh Aktiva Pajak Tangguhan, Beban Pajak Tangguhan dan Akrual Terhadap Earning Management. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
  15. Prima, S., & Fanny. (2011). Pengaruh Aset Pajak Tangguhan, Diskresioner Akrual, Tingkat Hutang dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Universitas Tarumanegara.
  16. Riadiani, A. R., & Wahyudin, A. (2015). Pengaruh Good Corporate GoverNance terhadap Manajemen Laba dengan Financial Distress sebagai Intervening. Accounting Analysis Journal, 4(3).
  17. Sibarani, T. J. (2015). Analisis Pengaruh Beban Pajak Tangguhan, Discretionary Accrual, dan Arus Kas Operasi terhadap Manajemen Laba. Jurnal Riset Akuntansi Dan Perpajakan.
  18. Sitompul, A. Y. S. N., Purwohedi, U., & Warokka, A. (2017). Manajemen Laba: Bagaimana Dampaknya Terhadap IPO Underpricing? Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 21(2).
  19. Soly, N., & Wijaya, N. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Laba pada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 19(1).
  20. Subagyo. (2011). Pengaruh Discretionary Accrual dan Beban Pajak Tangguhan Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Akuntansi, 11(1).
  21. Sumbari, S. (2017). Analisis Beban Pajak Tangguhan dan Akrual dalam Mendeteksi Manajemen Laba. Konferensi Ilmiah Akuntansi IV.
  22. Suranggane, Z. (2007). Analisis Aktiva Pajak Tangguhan dan Akrual Sebagai Prediktor Manajemen Laba: Kajian Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 4(1).
  23. Tundjung, G. M., & Haryanto. (2015). Pengaruh Beban Pajak Tangguhan terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Di BEI). Jurnal Mahasiswa, 4(2).
  24. Utami, A. P., & Malik, A. (2015). Pengaruh Discretionary Accrual, Beban Pajak Tangguhan dan Beban Pajak Kini Terhadap Manajemen Laba (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Bidang Makanan dan Minuman Bursa Efek Indonesia 2009-2013). Jurnal Akuntansi, 1(2).
  25. Yulianti. (2005). Kemampuan Beban Pajak Tangguhan dalam Mendeteksi Manajemen Laba. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 2(1).